“Sudah berjalan selama satu tahun ini, dan peminatnya ternyata banyak. Termasuk mereka yang awalnya tidak suka dengan sayur dan jamu,” terang Nurul, salah satu mahasiswa yang membuat es krim dari sayur dan rempah tersebut.
Untuk es krim rempah, mahasiswi semester 3 jurusan Teknologi Industri Pertanian (TIP) UISI ini mengolah rempah temulawak. Untuk sayur, mereka menggunakan sawi untuk olahan es krim. “Seluruhnya diolah dengan susu dan sistem blending,” jelasnya.
Cara buatnya cukup mudah, yakni sayur sawi maupun temulawak, dipotong menjadi bagian yang kecil kemudian dihaluskan. Untuk sawi sendiri, harus ada peerebusan terlebih dahulu, yang kemudian dialnjut dengan proses pendinginan. Yakni, sawi direndam dengan air dingin. “Itu untuk memberhentikan proses perebusan agar menjaga kandungan gizi sayur dalam es krim,” lanjut dia.
Sawi yang sudsh direbuspun dicampur dengan susu dan creamer serta gula agar menjadi es krim. Diberi campuran tape, es krim sawi atau yang mereka sebut es kriwi ini memiliki rasa yang menyerupai buah Alpukat. Sedang untuk temulawak sendiri, memiliki rasa rempah yang samar. “Jadi anak-anak bisa makan sayur dan rempah dengan menyenangkan, namun teap mendapat kandungan gizinya,” lanjut dia.
Sementara itu, Nadia Fitri mengatakan, pejualan es krim sayur dan rempah ini masih di Gresik saja. Khususnya di pameran dan beberapa event besar. “Dari penemuan dan olahan ini maish kami ajukan ijinnya, karena sudah produksi dan jalan selama satu tahun,” urainya.
Ia menambahkan, sayuran yang dikonsumsi masyarakat saat ini masih dalam olahan yang terbatas jenisnya. Ia berharap, dari olahan ini masyarakat bisa mengkonsumsi sayur lebih banyak. “Ke depannya, ingin memanfaatkan bonggol sawi untuk pengolahan makanan lainnya, seperti nuget,” imbuhnya. (est/rof)
(sb/ris/ris/JPR)
Baca Kelanjutan Bikin Es Krim dari Sayur dan Rempah-Rempah - Jawa Pos (Siaran Pers) (Blog) : http://ift.tt/2w097ZH
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Bikin Es Krim dari Sayur dan Rempah-Rempah - Jawa Pos (Siaran Pers) (Blog)"
Post a Comment