PROKAL.CO, \\\\\\\\\\\\\\\\\\
“Ada beberapa sayur hijau yang boleh dimakan penderita asam urat seperti, seledri, mentimun, brokoli, dan sawi,”
Iriyani - Dosen Gizi, Universitas Mulawarman
\\\\\\\\\\\\\\\\\\\
SEBAGAI penderita asam urat, sudah biasa mendengar wejangan yang tidak membolehkan makan sayur berwarna hijau. Ada sayur hijau yang boleh dikonsumsi penderita asam urat. Memang, untuk lebih menjaga makanan, penderita asam urat wajib mengetahui jenis-jenis sayuran. Tidak boleh asal memvonis boleh dan tidak makan sayur hanya karena warnanya.
Seperti penjelasan Iriyani, dosen ahli gizi dari Universitas Mulawarman. Dia mengatakan, kadar asam urat normal untuk perempuan 2–6 mg/dl, sedangkan bagi pria 3–7 mg/dl. Jika sudah melewati angka itu memang harus makan dengan sadar.
“Kalau tidak, penderita asam urat pasti merasakan rasa nyeri hampir di seluruh tubuh, utamanya di kaki,” ujarnya kepada Kaltim Post Sabtu (16/9).
Kalau sudah begini, tambah dia, tidak boleh makan sayur sembarangan. Ada beberapa sayur yang tidak boleh dimakan. Namun, boleh dan tidak makan sayur bukan hanya dilihat karena warnanya. “Ada beberapa sayur hijau yang boleh dimakan penderita asam urat seperti, seledri, mentimun, brokoli, dan sawi,” jelasnya.
Bahkan sayur ini boleh dikonsumsi karena dapat membantu menurunkan kadar asam urat dengan bonus menetralkan kolesterol.
Iriyani mengatakan, sayur yang tidak boleh dikonsumsi penderita asam urat adalah bayam, asparagus, daun singkong, buncis, kembang kol, jamur kuping, kangkung. Tentunya sudah tidak asing lagi dengan sayur ini karena banyak digemari. Tapi, mulailah menghindari sayur dengan zat purin tinggi.
“Seperti bayam, untuk 100 gram bayam setidaknya mengandung 57 gram purin. Dengan melihat kandungan bukan karena warnanya, kadar asam urat akan lebih terkontrol,” tutupnya.(*/ctr/her/k16)
Baca Kelanjutan Makan Sayur Jangan Lihat Warnanya | Kaltim Post - Kaltim Post : http://ift.tt/2yy4F2B
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Makan Sayur Jangan Lihat Warnanya | Kaltim Post - Kaltim Post"
Post a Comment