Search

Salurkan Pasokan Sayur, Bantu Petani Mencari Pasar - Kaltim Post

PROKAL.CO, Sayur menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat. Peluang itu yang dilirik Sayurpedia yang digawangi empat anak muda asal Kota Tepian. Mereka bercita-cita membangkitkan sektor pertanian di Benua Etam.

MATAHARI tepat di atas kepala saat Babul Arziqul Khoir berdiskusi dengan para founder start-up di lantai tiga gedung Sascom (Samarinda Start-up Community). Berdiri di depan jendela, Babul menerbangkan pikirannya mencari ide untuk memulai bisnis rintisan. Bola matanya seketika melirik ke arah penjual sayur keliling yang mengenyahkan penat di bawah pohon. Aha! Rancangan start-up lantas tercetus di dalam kepalanya.

Ide itu langsung dimatangkan bersama beberapa kawannya, yakni Sugesty Pramana Aditya, Ade Capri Ananda, dan Ali Solihin, tujuh bulan lalu. Mereka menciptakan sistem untuk memanfaatkan tukang sayur yang bingung mencari pasar. Namanya Sayurpedia. “Kami ingin menghubungkan penjual sayur dengan konsumen,” papar dia.

Babul menargetkan, Sayurpedia bisa memajukan sektor pertanian di Kaltim. Jadi, petani akan mendapat akses dan informasi pasar. Namun, saat ini mereka masih bekerja sama dengan salah satu swalayan yang memasok sayur. Sistemnya, pelanggan order melalui Sayurpedia, lalu mereka mengambil pasokan dari swalayan itu. “Besok pagi sudah dikirim ke konsumen,” ucap dia.

Dia mengaku, belum mengetahui berapa kebutuhan investasi Sayurpedia. Makanya dia berusaha memulai dulu dan mempelajari pasar. Dengan demikian, mereka bisa meriset apa saja yang dibutuhkan. Kata dia, Sayurpedia bisa dijalankan tanpa modal besar. Sebab saat ini, belum melakukan stok barang yang notabene membutuhkan kocek lebih besar di depan. “Ke depan, kami langsung ambil sayur dari petani. Dikemas lalu diantar melalui penjual sayur. Jadi, tak ada tengkulak lagi,” jelas dia.

Keuntungan bagi penjual sayur, selain mendapatkan bagi hasil, akan ada biaya ongkir. Kemudian, penjual sayur juga boleh menjual sayur seperti biasanya dengan mengambil sayur dari Sayurpedia yang harganya lebih kompetitif dibandingkan tengkulak. “Kami sering mendengar keluhan penjual sayur keliling yang sulit dapat konsumen,” ulas dia.

Babul meyakini, berdagang di sektor pertanian tak ada matinya. Alasannya, setiap orang butuh makan. Dia siap bersaing dengan start-up lainnya. Saat ini, promo dijalankan hanya lewat medsos dan event. Sayurpedia saat ini masih berupa website. Dalam waktu dekat, bakal membangun aplikasi mobile. Dia meyakini pasar belanja online di Kaltim cukup besar. Jadi, konsumen Sayurpedia tak perlu antre atau kena becek di pasar. “Tinggal order, tunggu besok pagi sudah diantar ke rumah,” urai dia.

Sayurpedia telah memetakan pasar di ibu kota Kaltim. Targetnya sejumlah perumahan ternama. Penjual sayur yang serius kerja sama juga sedang digaet. Dia mengaku tak memusingkan soal profit. Terpenting dimulai dulu. Tak sekadar wacana. Saat ini, Sayurpedia sedang dimatangkan. (*/hdd/lhl/k15)

Let's block ads! (Why?)


Baca Kelanjutan Salurkan Pasokan Sayur, Bantu Petani Mencari Pasar - Kaltim Post : http://ift.tt/2jyNJWf

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Salurkan Pasokan Sayur, Bantu Petani Mencari Pasar - Kaltim Post"

Post a Comment

Powered by Blogger.