Search

Cuaca Buruk, Harga Sayur Mulai Naik - Balikpapan Pos

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -   Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi belakangan ini, bukan hanya menyebabkan banjir, longsor, dan pohon tumbang. Namun, juga mulai berdampak pada harga sayur-mayur.

 Hasil pantauan Balikpapan Pos di Pasar Klandasan, harga cabai yang semula Rp 35 ribu naik menjadi Rp 50 ribu per kg. Begitu juga harga sawi, dari Rp 3 ribu menjadi Rp 8 ribu per ikat. Harga bayam yang sebelumnya Rp 2 ribu naik menjadi Rp 4 ribu per ikat. Kacang panjang yang awalnya Rp 3 ribu menjadi Rp 6 ribu per ikat. Bawang putih juga naik, dari Rp 25 ribu menjadi Rp 35 ribu per kg.

 Menurut Jumiati, salah seorang penjual sayur di Pasar Klandasan, kenaikan harga sayur-mayur akibat sayuran mudah busuk. Sehingga stok di pasaran berkurang.

“Biasanya kalau hujan, harga sayur pasti naik,” terang Jumiati, kemarin.

 Kendati demikian, musim hujan tak memengaruhi harga kebutuhan pokok lainnya. Rata-rata harga sembilan kebutuhan pokok (sembako) cukup stabil. Bahkan, harganya ada yang turun, seperti beras karungan.

 Hal itu dibenarkan Jumadi, salah seorang pedagang beras. Harga beras 25 kg yang sebelumnya dijual Rp 375 ribu, kini dijual Rp 370 ribu per karung.

 “Harga beras turun Rp 5 ribu per karungnya. Tapi, kalau eceran tetap saya jual dengan harga yang sama,” sebutnya.

 Bahkan, harga beras ketan 25 kg turun drastis hingga Rp 100 ribu per kg. Dari sebelumnya Rp 550 ribu, kini menjadi Rp 450 ribu per karung.

Hanya harga ayam potong yang mengalami kenaikan, dari Rp 45 ribu menjadi Rp 50 ribu per ekor. (tur/vie/k1)

Let's block ads! (Why?)


Baca Kelanjutan Cuaca Buruk, Harga Sayur Mulai Naik - Balikpapan Pos : http://ift.tt/2CYr5Ly

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Cuaca Buruk, Harga Sayur Mulai Naik - Balikpapan Pos"

Post a Comment

Powered by Blogger.